|  Website Utama   |  Form Login   |  Hubungi Kami  |  

Jurnal Prodi Sejarah



Detail Jurnal
JudulSINKRETISME RELIGI DAN TRADISI TINGKEBAN DESA BELAHANREJO KECAMATAN KEDAMEAN KABUPATEN GRESIK
PengarangSumarkati, J. Priyanto Widodo, Minun Iswanto
TanggalApril 2013
Volume1
No. ISSN2337-9707
JurnalJurnal mahasiswa
AbstrakKebudayaan Indonesia perlu terus dijaga, dibina dan dikembangkan serta diarahkan kepada Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Kebudayaan Indonesia adalah suatu cermin dari identitas dan kepribadian bangsa Indonesia. Demikian pula tradisi sebagian dari hasil budidaya serta cipta, rasa dan karya manusia Indonesia perlu adanya pelestarian dan pengembangan lebih lanjut. Salah satu tradisi yang masih hidup subur dalam masyarakat jawa diantaranya adalah tradisi upacara selamatan tingkeban. Tradisi tersebut merupakan kebiasaan turun-temurun oleh masyarakat Jawa. Upacara selamatan tingkeban bukan hanya sekedar sebagai tradisi melainkan sebagai suatu sistem religi. Kenyataan yang ada di desa Belahanrejo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, bahwa upacara selamatan tingkeban sampai sekarang masih dilaksanakan dan dilestarikan. Yang ada hakekatnya dalam pelaksanaan upacara selamatan tingkeban mengandung aspek religi dan aspek sosial. Metode pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan analitik sintetik yaitu penggabungan metode analisa dan sintesa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pustaka (library research), metode studi lapangan yang terdiri dari metode interview, metode angket, metode dekumentar. Sebagai obyek masyarakat yang terlibat adalah masyarakat desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Waktu pelaksanaan penelitian ini di mulai dari bulan Juli s/d September 2012. Pokok hasil penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana upacara selamatan tingkeban pada masyarakat desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik dan untuk mengetahui fungsi upacara selamatan tingkeban pada masyarakat Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Pada inti pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa upacara selamatan tingkeban di desa Belahanrejo dilaksanakan bagi orang mengandung 7 (tujuh) bulan pada kehamilan pertama. Fungsi upacara selamatan tingkeban pada masyarakat desa Belahanrejo adalah agar anak yang dikandungnya kelak apabila lahir mendapat keselamatan, terpelihara, terhindar dari bahaya, aman sentausa, tidak mendapat gangguan apapun juga.
Download Jurnal[Download]

Back